Menanti Sikap KPI Terhadap Pelanggaran TV One

Menanti sikap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)  terhadap TV One usai  mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu Nelson (Bawaslu).  “Bawaslu akan merekomendasikan kepada KPI untuk memberikan sanksi kepada lembaga penyiaran TV One sesuai peraturan perundang-undangan,”  ujar anggota Bawaslu, Nelson saat jumpa pers, di Bawaslu, Jakarta Pusat, Sabtu (7/6/2014).

Hal ini akan menjadi menjadi menarik perhatian sebagian publik, sebagaimana jelang  berlangsung pertandingan sepakbola. Dengan segala macam, publik  akan meramal apa yang akan terjadi, atau bagaimana nasib selanjutnya?  Semuanya masih dalam bentuk ramalan publik semata yang didasari  acuan .

Berdasarkan acuan, Nelson mengatakan  berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2014 tentang Jadwal dan Tahapan Pilpres, jadwal kampanye baru dimulai tanggal 4 Juni 2014, maka apa yang ditayangkan TV One pada Minggu  (1/6/2014) mengenai  acara dialog-politik DPP Partai Demokrat dengan pasangan calon nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa,  masuk dalam pemberitaan dan penyiaran kampanye dan ini jelas melanggar aturan.  “TV One telah melanggar ketentuan tentang penyiaran kampanye,” ujarnya.

Apa lagi kesimpulan Bawaslu  sendiri telah diperkuat oleh penjelasan Wakil Pemimpin Redaksi TV One, Totok Suryanto. “Totok Suryanto memberikan keterangan,bahwa pihak TV One tidak meminta izin penyiaran secara langsung,” kata Nelson.

Totok mendapat informasi bahwa ada acara yang digelar oleh Demokrat terkait pemaparan visi misi. Sebagai wartawan, tutur Nelson, Totok melihat hal tersebut sebagai peluang pemberitaan.

REKOMENDASI Post Penulis