Kumpulan Puisi @ef_suma

Kotoran
Bisa saja aku menjadikanmu Hina-dina
Seperti kotoran, mungkin
Yang orang akan merasa jijik melihatmu
Apalagi memegang dan meremasnya
Walau ada saja yang tau manfaatnya
Tapi itu sebagian orang tidak kebanyakan
Salam
Jakarta 28 Januari 2014

Pelajaran untuk Pacar
Sayang, parasmu jangan engkau tekuk kusut
Seolah kejatuhan musibah yang tidak engkau harapkan
Kalau boleh menebak, apa sedang merasakan bahagia
Senang atau mungkin…
Kebahagiaan yang besar menimbunmu
Sampai engkau tertekuk seperti itu
Aha mungkin kebahagiaanmu begitu banyak sampai tak kuat
Engkau mestinya bahagia karena mendapatkanku
Yang tidak peduli terhadap resahmu
Yang tidak pandai merayu
Yang tidak pandai membaca keinginanmu
Yang tidak pandai memenuhi hasratmu
Itu pelajaran…
Maknai itu sebagai materi yang tidak di dapat guru-gurumu
Atau dosen-dosenmu yang kaku
ustadmu yang tegak berdiri di mimbar
jangan abaikanbegitu saja
kalau memang kamu cerdas…
karena aku lelakimu
anggaplah tanganku seolah tangan orang tua
untuk sementara karena mereka jauh dari dekapanmu
yakin…
kelak kamu akan menjadi lebih hebat
kamu akan menjadi tidak cuek
tapi kamu akan lebih perduli
karena sakit ketika tidak dipedulikan
akan lebih mengerti siapa yang harus di bantu
dengan begini aku rela menjauh
pasti dengan pesan-pesan yang aku tinggalkan kepadamu

Salam
Jakarta 29 Januari 2014

Pesan Koruptor pada Istri
Ma,  aku sudah Penuhi janjiku sebagai Suamimu
Memberikan keturunan yang baik
Kelak mereka akan sama duduk di kursi yang bagus
Mempunyai barang yang mewah, sama seperti kita
Dan engkau memberikan kewajibanmu sebagai istriku
Memberikan kenikmatan saban malam
Memberikan kesejukan senyum ketika ada tekanan
Dan sekarang…
Barang mewah di garasi telah membawa persoalan
Aku berompi Orange yang bertulis kan tiga huruf
Di sorot sana sini
Aku lebih dari artis, apa engkau masih bangga Ma
Kelak aku suamimu akan hidup di balik terali besi
Lembab dan tentu dingin menusuk
Tapi engkau harus tetap hidup dalam kemewahan
Harus lebih jeli menghitung
Harus lebih pandai bersiasat
Harus lebih hati-hati bertin dak dan berucap
Jangan sampai engkau bernasib sama sepertiku
Pesanku jangan sampai anak-anak hidup dalam tekanan
Hibur mereka dengan senyum manismu
Selalu kecup kening mereka
Tiup ubun-ubunnya sebagai doa agar selamat
Dan terakhir pesanku
Awas banyak yang mencari untung
Dan tetap menempatkan kecurigaan
Sebelum engkau di curigai
Salam
Jakarta 3 September 2013

Besar dan Kecil
Kecil terinjak yang besar , itu wajar
Tapi bukan fungsinya
Besar menginjak yang kecil
Tapi bukan tugasnya
Kekuatan adalah kuasa
Tapi bukan tanpa kelemahan
Kekuasaan adalah dua permainan
Membunuh atau di bunuh
Kehancuran adalah nasib
Kalau tidak pandai bersih-bersih
Kalau tidak pandai bagi-bagi
Dan kalau…kalau…kalau…
Tidak berpihak

Salam
Jakarta 07 Februari 2014

REKOMENDASI Post Penulis