Lopi: kopi Sidikalang

Baiklah, soal rasa adalah selera masing-masing. Tapi, setidak bagi pemburu kopi patut mencoba kopi yang tubruk yang satu ini. Sebuah kedai kopi bernama Lopi (Lontong Kopi), terletak di kawasan buncit, seberang pascasarjana UHAMKA.

Tempatnya yang cukup santai sangat cocok bagi Anda yang cukup stres dengan jalanan, apa lagi saat lidah mulai bersetubuh dengan kopi hitam disarankan untuk tak mengaduknya dengan gula. Yups Anda akan merasakan bagaimana racikkan biji kopi Sidikalang menyentuh lidah Anda, maka saat itu juga Anda jujur pada diri sendiri.

Jelasnya, Bagi saya yang merupakan tak benar-benar begitu paham soal kopi tak kuasa menjelaskan bagaimana kesan pertama saat lidah ini mengecap lalu membiarkan cairan hitam kental menelusuri. Sungguh, rasa pahit sedikit asam yang terus menggoda untuk selalu diteguk. Sial benar, pada tetesan terakhir malah penuh rangsangan yang beban untuk meninggalkannya.

Kurang lebih begitulah kesan pertama, meskipun ini bukan pertama menyapa Sidikalang. Namun, entahlah apa yang menjadi pembeda antara kafe kopi ini dengan yang lainnya? Penyebabnya, mungkin saja siapa yang meracik akan menentukan rasa itu sendiri.

Jika ada waktu, silakan untuk mencobanya dan jika Anda tak begitu suka dengan rasa pahit Anda bisa memesan dengan tambahan campuran. Soalnya, kopi ini bisa diseduh dengan campuran.

Selamat menikmati

 

REKOMENDASI Post Penulis