“Sangkuni’ DPR

Perebutan kekuasan, meletuslah perang Bharatayuddha di medan Kurusetra. Perang begitu sengit hingga memakan waktu mencapai  delapan belas hari dan  nyata-nyatanya mendapat antusias masyarakat Indonesia.

Yups, setidaknya satu minggu penuh ini masyarakat akan selalu disodori pertempuran tersebut. Mereka tak akan pernah ragu memandangi kotak ajaib, yang menyajikan pertikaian saudara antara Pandawa lima mengahadapi seratus Korawa. Dan yang tak akan luput dari perhatian adalah peranan Kreshna dan Sengkuni.

Sungguh, sebuah cerita klasik dari India yang ditayangkan pada salah satu stasiun TV swasta ini bukan hanya mampu memikat pikat berkat ketampanan pemaran Arjuna, tapi kelihaian Sangkuni dalam berpolitik. Oleh karena itu, hampir setiap penonton sepakat bahwa saudara dari ibu para Kurawa ini adalah biang kerok perang saudara.

Dan rasanya akan sangat sulit, jika Kreshna tak hadir dan menjadi kusir Arjuna. Sama halnya membayangkan kehadirannya di tengah-tengah perebutan kekuasan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) antara Koalisi Merah Putih (KPM) Vs Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Perang ini berbeda, jadi jangan pernah berharap akan kehadiran Kreshna yang tak lain adalah inkarnasi Dewa Wisnu, Ini memang bukan tentang dia, ia tak lagi meniupkan seluring. Sedangakan, Sangkuni sendiri tengah  tertawa-tawa. Lihat saja, ia tengah memejamkan sebelah mata menyusun strategi. Lalu tertawa lagi sambil melemparkan dadu.

 

REKOMENDASI Post Penulis