Tips Agar Baterai Smartphone Tetap Eksis Saat Liburan

Musim liburan telah tiba, menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat dengan mengunjungi tempat wisata merupakan hal yang mengasyikan.  Tak ingin tempat-tempat atau moment tertentu lewat begitu saja,  Anda mencoba mengabadikan tempat indah melaluai sebuah kamera yang berada di ponsel smartphone.

Namun, saat Anda mencoba mengabadikan ternyata batererai mengalami gangguan sehingga Anda tak bisa memotret. Sungguh peristiwa yang sangat menjengkelkan dan tentunya Anda atau siapa saja tak ingin mengalaminya.

Lalu bagaimana terhindara dari persoalan teknis yang pada akhirnya sangat mengganggu kenyamanan perjalanan. Untuk itu, kami mencoba membantu Anda dengan memberikan beragam tips. Sebuah tips yang didapat dari penelusuran dunia maya dan semoga saja tips ini dapat membantu Anda guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Adapun beberap tips tersebut sebagai berikut:

1. Hindarai Panas

Panas merupakan salah satu musuh terbesar bagi smartohone yang mengenakan baterai jenis lithium-ion. Kondisi panas tak hanya berpengaruh pada daya yang cepat habis, tapi juga dapat membuat baterai cepat rusak bahkan meledak.

Karena itu, sebaiknya jaga smartphone Anda agar tidak melampaui suhu 40 derajat Celcius karena baterai tersebut bisa kehilangan 35 persen kapasitas maksimalnya. Oleh karena itu, sebaiknya jangan gunakan smartphone terlalu lama saat di dalam kendaraan dengan kondisi macet dan panas.

2. Rajin di-charge

Rajin bukan berarti berlebihan, biasanya hal-hal yang berlebihan berdampak kurang baik termasuk saat mengcharge.  Lakukan proses menambahkan daya saat ada kesempatan atau setidaknya saat baterai Anda sudah dalam kondisi 50 persen. Pasalnya, jika baterai dalam kondisi kurang dari 50 persen akan berpengaruh kurang baik terhadap baterai itu sendiri.

Tapi Anda juga perlu memperhatikannya jangan sampai atau segera mungkin mencabut jika sudah mau menunjukkan angka 100 persen .  Soalnya, berlebihan ini bukannya membuat smartphone awet, langkah tersebut justru bisa membuat baterai smartphone meledak. Selain itu, membiarkan baterai terus menancap di colokan saat sudah penuh bisa mengurangi umur dari baterai itu sendiri.

3. Jangan biarkan baterai habis 

Kondisi mati sama sekali atau saat baterai lithium-ion mati saat dayanya mencapai 0 persen, maka baterai itu akan menjadi tidak stabil dan akan sangat berbahaya untuk di-charge. Nah, kombinasi panas setelah penggunaan dan lingkungan selama perjalanan, serta charging saat kapasitasnya mencapai 0 persen dapat membuatnya meledak.

4.Matikan GPS dan Wi-Fi bila tidak diperlukan

Hal yang sangat biasa jika Anda mengaktifkan GPS agar smartphone bisa terus melacak lokasi kita. Namun, GPS yang terus aktif dalam beberapa kasus juga berkontribusi terhadap keausan baterai.

Hal demikian juga beralaku jika Anda selalu mengaktifkan Wi-Fi dengan tujuan mencari  hotspot. Terlalu sering mengaktifkan Wi-Fi akan membuat  smartphone kelebihan beban dan kepanasan.

REKOMENDASI Post Penulis