Jejak Sineas Gotot Prakosa

Gotot Prakosa meninggal di bulan Juni 2015, tepatnya hari kamis 4 Juni 2015 di Yogyakarta. Dunia perfilaman bersedih atas kepergiaanya. Dia merupakan salah satu tokoh berpengaruh, baik melalui karya-karya eksprerimentalnya maupun aktivitasnya.

Gotot dikenal kreatif membuat karya-karya eksperimental. Kreativatasnya terbayar dengan beberapa penghargaan. Salah satunya, penghargaan dari Dewan Kesenian Jakarta selama tahun 1976-1981 berturut-turut dalam festival film mini. Berjaya di festival tingkat nasional, karya eksperimental dan animasinya mengundang perhatian dunia.

Ia diundang ikut dalam festival film animasi sangat bergengsi, Oberhausen, di Jerman. Gotot juga pernah diundang mengikuti festival film Oberhausen di Jerman. Karya-karya animasi dan ekperimentalnya (film dan video) yang diproduksi antara 1974–1984 menjadi koleksi yang dipreservasi oleh National Library of Australia.

Selain itu, dia bersama Eros Djarot juga pernah menggarap film panjang Kantata takwa (2008). Film tersebut terpilih sebagai film terbaik 2008 dalam Golden Hanoman Award. Selain Eros Djarot, dia perna dengan beberapa tokoh perfilman nasional lainnya, seperti Teguh Karya dan Slamet Rahardjo.

Tak cuma berkarya, dia juga aktif diberbagai organisasi. Dia pernah aktif sebagai ketua ANIMA (Asosiasi Film Animasi Indonesia), board member ASIFA (Association Internationale du Film d’Animation, Perancis) untuk wilayah Asia Tenggara. Pada tahun 1992–1995, dia dipercayakan sebagai Wakil Ketua Bidang Humas dan Luar Negeri KFT (Persatuan Karyawan dan Film Indonesia).

Dia pernah menjabat sebagai Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (2002–2006). Pada masa itu, dia menggagas Art Cinema (cikal bakal kineforum). Kemudian, dia menjabat Direktur Yayasan Seni Visual Indonesia pada 2003 dan menjabat presiden ASIFA pada 2006. Dia pun aktif mengajar di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (FFTV-IKJ) sejak tahun 1978 hingga 2015. Pada 2008, ia terpilih menjadi Dekan FFTV-IKJ untuk periode 2008–2012. Secara rutin, Gotot menjadi juri di berbagai festival film dan pembicara di berbagai seminar tentang film.

Untuk mengenang Gotot, kineforum menayangkan pemutaran kompilasi Karya Gotot Prakosa dan film kantata takwa yang dia garap bersama eros jarot. Karya Gotot Prakosa ditayangkan selama enam hari (3,4,5, 10, 11, dan 12 Juli).

REKOMENDASI Post Penulis