Slip Warna Biru Dipersulit?

AngkringanWarta.com,-Anda bisa memilih slip warna merah atau warna biru saat terkena rajia. Meskipun demikian, untuk mendapatkan warna slip biru terkesan lebih dipersulit malah tak jarang didapati nada tinggi ketimbang dengan slip warna merah.

Lantas apa yang membuat seseorang terkesan dipersulit untuk mendapatkan slip warna biru? Benarakah hanya gara-gara slip warna biru maka uang denda akan langsung masuk ke Negara?

Dipersulitnya seorang pengendara kendaraan bermotor mendapatkan slip warna biru bisa jadi telah menimpa para pengguna kendaraan bermotor. Sebuah kejadian yang kuran lebih sama persis dengan salah satu pengendara sepeda motor yang terjaring rajia di peritigaan Gunung Sindur, Bogor, Selasa (4/8) malam.

Awal kejadian entah bagaimana, tapi yang jelas telah terjadi perdebatan yang cukup panjang antara petugas dengan pengendara sepeda motor. Perdebatan tersebut kian memanas saat keluar kata-kata slip warna biru.

“Kamu mau slip warna biru, baik saya kasih dan saya akan tulis Rp 500.000,00 mau?” ujar petugas polisi dengan suara lantang.

“Iya, saya minta slip warna biru” jawab pengendara sambil mengarahkan kamera hp pada petugas polisi yang tengah mengisi from surat tilang.

Akhirnya dengan wajah terlihat kesal polisi itu memberikan slip warna biru sambil menunjukkan identitas tercantum pada seragamnya. “Lihat ini nama saya, kamu catat saja nama saya” katanya dengan nada yang masih keras.

Sekadar informasi saja, Divisi Humas Mabes Polri telah mensosialiasasi Surat Tilang sebanyak lima warna slip tilang yang berlaku, yaitu merah, biru, hijau, kuning, dan putih. Fungsinya pun berbeda-beda, yaitu:
1. Merah : Diberikan kepada pelanggar/terdakwa yang ingin menghadiri sidang;
2. Biru : Diberikan kepada pelanggar/terdakwa yang menitipkan di bank yang ditunjuk;
3. Hijau : Diberikan kepada pengadilan;
4. Kuning Diberikan kepada anggota kepolisian;
5. Putih : Diberikan kepada kejaksaan.

Jika kita melanggar peraturan lalu lintas dan ditilang oleh pihak kepolisian, ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Mengakui kesalahan, kita akan diberi slip biru dan diwajibkan membayar denda maksimal (deposit denda) di bank BRI yang ditunjuk. Setelah mengikuti proses sidang, sisa denda yang telah didepositkan di Bank akan dikembalikan dengan menunjukkan bukti hasil sidang.
2. Mengikuti sidang, kita akan diberi slip merah.

 

REKOMENDASI Post Penulis