Belajar Film bersama Joko Anwar

“Buatlah film untuk peradaban manusia!”

Begitulah pesan akhir dari Joko Anwar dalam acara LA Movie Camp yang digelar pada Sabtu (22/8) di Gedung Usmar Ismail Jakarta. Movie Camp merupakan bagian dari program LA Indie Movie 2015. Di Movie Camp, Joko Anwar menjelaskan proses pembuatan film.

Proses pembuatan film menurutnya dibagai dalam beberapa tahap, yaitu tahap pengembangan konsep, tahap pra-produksi, tahap syuting, dan tahap pasca-produksi. Para pembuat film bisa mencari ide dari berbagai macam informasi. “Cobalah beri makan otakmu dengan segala macam informasi yang bermanfaat. Jadi gunakan androidmu dengan sebaik-baiknya untuk mencari informasi,” tutur Joko Anwar.

Di semua tahap tersebut, fungsi sutradara amat vital. Menurutnya pembuatan film memang dapat berjalan tanpa keterlibatan sutradara, tetapi hasil akhir film akan berantakan. Sutradara harus punya visi mengenai filmnya. Joko menegaskan, “sutradara yang baik punya gambaran keseluruhan film sebelum dibuat. Dia tahu apa yang mau dikerjakan dan cara mewujudkannya.”

Pada tahap syuting, Joko menyarankan untuk mencari aktor terbaik. Syarat utama menjadi aktor terbaik, haruslah dapat tampil natural di depan kamera. “Aktor yang baik adalah yang natural. Faktor cantik dan ganteng itu nomor sekian,” tandas Joko Anwar.

Joko pun membagi pengalamannya saat proses memilih pemain. Dia selalu membuat aktor di setiap filmnya merasa nyaman. Saat proses casting, dia tak pernah memberikan naskah film, melainkan memberikan karakter kepada pemain.

Selain itu, dia juga memberi tips pembuatan plot film.  Menurutnya, membuat sebuah plot tak bisa dipaksakan, membuat sebuat plot harus natural. Dia mengibaratkan seperti membawa anjing berjalan. Biarkan anjing  berjalan sesuai keinginannya, jika sang anjing salah jalan, barulah dikendalikan. “Cerita dengan sengaja membuat suprise lebih baik dihindari, biarkan saja mengalir organik!” tegasnya. (Citra)

REKOMENDASI Post Penulis