Belum Tayang di bioskop, Dua Film Berjaya di FFI 2015

Pada ajang bergengsi Festival Film Indonesia (FFI) 2015 ini tak semua film yang masuk nominasi telah tayang di jaringan bioskop indonesia. Dua film belum pernah menghiasi bioskop Indonesia. Keduanya ialah A Copy of My Mind dan Siti. Film A Copy of My Mind mendapat tujuh nominasi dan Siti mendapat lima nominasi.

Film A Copy of My Mind berhasil masuk dalam nominasi kategori Penata Musik Terbaik, Penata Suara Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, Pendukung Pria Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Film Terbaik. Film ini disutradarai Joko Anwar. Sementara itu, Siti berhasil masuk dalam nominasi kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, dan Penata Musik Terbaik.

Bukan hanya itu saja, kedua film ini berhasil menyabet masing-masing tiga Piala Citra 2015. Siti meraih gelar Film Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, dan Penata Musik Terbaik. Sedangkan A Copy of My Mind diganjar piala di kategori Penata Suara Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Joko Anwar, dan Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk Tara Basro.

Kedua film ini memang belum pernah masuk jaringan bioskop Indonesia seperti, Cineplex 21 Group, CGV*Blitz, dan Cinemaxx. Namun, keduanya telah melalang buana di berbagai festival film internasional. Film A Copy of My Mind telah ditayangkan Busan International Film Festival pada tahun 2014, Venice Film Festival ke-72 dan Toronto Film Festival 2015 di Kanada pada September 2015 lalu. Sementara, film Siti bermula dari penayangan perdana di Jogja Netpac Asian Film Festival ke-9 tahun 2014, kemudian berkelana berbagai festival.

Film Siti masuk nominasi di Singapore International film Festival 2014, di Shanghai International Film Festival ke-18 pada 13-21 Juni 2015, Udine Far East Film Festival (Italy), Telluride Film Festival (America Utara), Vancouver International Film Festival, International Film Festival Rotterdam, Viennale International Film Festival, Hamburg Film Festival, Polandia Film Festival, dan Toronto Film Festival. Beberapa diantaranya meraih penghargaan.

Menurut ketua FFI 2015 Olga Lydia terpilihnya dua film itu mulai dari nominasi merupakan sebuah upaya untuk memperbaiki kualitas festival film terbesar di tanah air. Dia mengatakan, pihak penyelenggara FFI 2015 ingin melakukan terobosan baru agar FFI semakin sempurna. “Kita akhirnya membuka kesempatan bagi film yang sudah berjaya di festival internasional atau sudah diputar di festival internasional,” kata Olga saat ditemui beberapa waktu lalu.

REKOMENDASI Post Penulis