Inilah Bos Gubenur DKI Jakarta

AngkringanWarta,-Sejak memutuskan keluar dari partai Gerindra, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjadi salah satu politus yang bukan kader politik manapun. Maka tak mengherankan langkahnya menuju Pilkada DKI Jakarta penuh dengan dinamika.

Bagiamana tidak, dari rencana maju sebagai melalu jalur independent dengan dukungan teman Ahok dan pada akhirnya memutuskan maju melalui jalur partai. Ia mengaku, keputusan tersebut diambilnya tak lain lantaran pengaruh dari sang bos dalam dunia politik yang begitu dihormati.

Sebagaiaman dikutip kompas.com, Sabtu (13/8/2016), Ahok mengkui ada peranan Presiden RI Joko Widodo  dalam keputusannya memilih jalur partai. “Saya masih ada satu bos di politik, Pak Jokowi. Saya tidak mau saya dengan Pak Jokowi berbeda. Saya harus tetap di bawah seorang Jokowi,” ujar Ahok.

Ahok menjelaskan di depan ribuan anaka muda,  Jokowi mengingatkan Ahok akan risiko yang harus ditanggung jika dia memilih perseorangan. Kepada Ahok, Jokowi mengatakan proses verifikasi 1 juta KTP tidaklah mudah untuk dilakukan.

Kepada mereka, Ahok menyampaikan perihal Jokowi yang menjadi panutannya dan juga menceritakan Jokowi yang kerap dibully karena dinilai hanya petugas partai. “Pak Jokowi diledek semua orang, Anda bilang petugas partai. Beliau itu bukan petugas partai. Beliau orang yang sangat sabar menanti saat yang tepat untuk 2019,” ujar Ahok.

Menurutnya, situasi politik yang akan terjadi pada Pemilu 2019 akan mengubah kondisi pemerintahan yang saat ini dinilai Ahok semi parlementer. Apapun kebijakan harus didiskusikan dengan DPR RI.

Jika banyak partai yang mendukung Jokowi pada 2019 nanti, kata Ahok, orang-orang yang duduk di pemerintahan baik eksekutif dan legilaslatif akan mendukung pemerintah pusat. “Kita harus sabar. Jadi orang pertempuran itu ada hitungannya,” ujar Ahok.

REKOMENDASI Post Penulis