Jalur Mencapai Bebas Finansial (Bag 2)

Baiklah sebagaimana yang telah saya paparkan pada ulasanya yang penuh dengan curhatan pada episode sebelumnya, perihal rencana untuk melanjutkan jalur mencapai bebas finansial. Bagi yang belum menyimak ada baiknya untuk menyimak artikel tersebut, silakan simak Jalur Mencapai Bebas Finansial

Namuan, sebelum saya melanjutkan ada baiknya dan sebagai pertegas diri, saya bukan agen asuransi atau investasi apa pun. Misalnya, agen asuransi manulife, prudential dan agen lain-lainya. Saya hanya seorang yang tengah menjalankan menjalankan usaha konveksi kaos dan sablon manual yang bernaung di www.jasa-sablon.com atau www.bolehkaosan.com dan berharap dapat mencapai kebebasan secara finansial.

Siapa coba yang terjun dalam dunia bisnis tanpa berharap usahanya bakal sukses, begitu juga dengan saya. Oleh sebab itu,  jangan heran jika artikel-artikel yang saya buat ini penuh dengan kutipan perihal pembuatan kaos dan sablon manual.

Dibantu para blogger serta hasil pengalaman delam menjalankan roda usaha selama ini, pada akhirnya artikel-artikel ini terlahir dan semoga dapat memberikan manfaat buat teman-teman.

Baiklah saya sudahi dahulu basa-basinya, langsung aja saya akan mencoba membahas perihal aset dan liabilitas hingga perencanaan keuangan secara matang agar lebih memahami mana yang harud didahulukan dan tak kalah penting adalah . Bagi yang belum benar-benar paham apa itu aset dan liabilitas dapat ditemukan jawabanya pada artikel saya yang lainnya, hati-hati, program investasi menguntungkan.

Pada artikel tersebut sedikit diulas apa itu aset dan liabilitas. Saat sudah memahami menimal devinisi kata tersebut, maka saya berencana mengawali dengan mendata ulang aset sambil berharap dapat meminimalisir resiko. Sebab bagi saya, menjegah lebih baik mengobati.

Pada pengertianya, aset adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan sedangkan liabilitas adalah kebalikan dari aset. Dari pengertian tersebut, saya dapat menyimpulkan (maaf bukannya sok jago atau main jago-jagoan). Saat ini, aset yang terdapat di Boleh Kaosan, berupa sejumlah  mesin jahit kaos, mesin potong, meja sablon, karyawan dan dua situs www.jasa-sablon.com dan www.bolehkaosan.com.

Kurang lebih yang terlihat yang begitulah meski terdapat hal-hal lainya yang tak bisa disebutkan. Dari aset tersebut dapat diperkirakan kapasitas produksi dalam sehari guna memenui permintaan akan sablon kaos, kaos promosi, dan kaos seragam, kaos distro dan lain-lain.

Dengan mengukur kemampuan produksi kaos dalam sehari maka dapat mengurangi resiko orderan molor yang berimbas pada rusaknya hubungan dengan konsumen apalagi sampai kena penalti lantaran molor dari deadline yang sudah ditentukan.

Menjenguk kembali apa itu definisi aset? Dan pasti teman-teman juga sudah paham apa yang bakal dilakukan terutama saat ingin menambah kapasitas produksi lantaran banyaknya permintaan. Pembelian mesin jahit menjadi salah satu jawabannya.

Selanjutnya, usai membeli mesin bagaimana dengan alokasi yang lainnya, misalnya gaji untuk karyawan? Menjawab hal ini maka diperlukan rencana keuangan secara matang. Mengetahui secara matang duit yang mengalir, bahasa yang lebih keren adalah cash flow.

Langkah ini diperlukan setidaknya sebagai pengontrol duit yang keluar  apakah benar-benar digunakan sebagai aset  atau jangan2 malah liabilitas, jika pun benar untuk aset lalu bagaimana dengan karyawan apakah uang sebagai hak dapat terpenuhi. Begitu juga dengan situs sebagia media promosi Anda?

Kesimpulanya, seandainya diperbolehkan berupa, Diperlukan identifikasi aset sehingga dapat membuat kesimpulan berupa kapasitas produksi menimal dalam sehari. Dengan begitu,  kemungkinan atau resiko kerjaan gagal sangat minim.  Hal yang tak kalah penting adalah sebuah perencanaan dari keuangan itu sendiri, apakah benar uang dibelanjakan sebagai aset atau malah sebaliknya. 

Dengan begitu, maka jalur untuk mencapai bebas finansial dapat terwujud. Aset yang dimiliki ini akan terus mengahasilkan pundi-pundi rupiah.  

Kurang lebih begitulah, itu yang saya pahami dari membaca beberapa blogger dan juga asil dari pengamatan ke beberapa teman yang berkecimpung dalam dunia usaha entah itu yang berujung pada kesukesan maupun yang malah bangkrut.

Semoga tulisan saya yang terlalu bertele-tele ini  dapat memberikan manfaat terutama untuk diri sendiri yang tengah menjalankan bisnis konveksi kaos dan sablon manual. Dan semoga saja dapat juga bermanfaat bagi teman-teman yang juga terjun dalam dunia usaha.

 

REKOMENDASI Post Penulis