Cebong Vs Kampret, ,,, Saya Mah Sruput Kopi Hitam Saja

ilustrasi: https://pepnews.com

Angkringanwarta.com,- Sebelum ketak-ketik mengenai  pertarungan  kecobong vs kampret, alangkah baiknya sruput kopi hitam biar hati adem dan pikiran tenang.

Baiklah sebagai awalan, saya mengawalinya dengan menyapa,  hai apa kabar cebong dan kampret gimana kabarnya? Semoga keduanya baik-baik saja dan hidup rukun.  Tapi, kaya susah deh kalau keduanya berdamai, malah sebaliknya  apalagi memasuki tahun politik, itu  kata para pengamat politik,  media sosial seperti Facebook, IG, twitter, Youtube tak pernah sepi dari  cebong dan kampret.

Seakan semuanya terbagi menjadi dua bagian jika bukan cebong, maka ia dicap sebagai kampret.  Dan rasanya menjadi pribadi mandiri, bebas memberikan dukungan karena memang perlu dan mengkritiknya,  enggak ada  orang yang berdiri  di tengah-tengah.

Kamu mau masuk kelompok mana? Jika siapa pun ikut-ikutan memberikan komentar  terhadap Presiden Jokowi langsung saja  dituduh sampai disebut militan.  Yups, komentar positif  atas kinerjanya langsung dilabeli kecobong dan sebaliknya jika nyinyir langsung dicap sebagai kampret.

Untuk lebih serius, baiklah mari kita  berselancar di sosmed, bagaimana yang  kelakukan yang benar-benar cebong dan pasukan yang benar-benar kampret.  keduanya yang  penuh semangat terus saling saling serang

Kaum cebong akan selalu menunjukkan apa yang dilakukan Jokowi, kehadiran Jokowi akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.  Para cebong ini siap membantah  kaum kampret.

Kampret dengan segala nyinyiran tak akan pernah lelah menyerang Jokowi.  Mantan Gubernur DKI Jakarta ini dianggap  PKI, antek asing-aseng,  Cina,  ulama dizalimi, tidak pro dengan rakyat,  Indonesia bisa hancur.

Para kampret mengagap dirinya sebagai pembela agama dengan mengganti presiden Jokowi maka meraka merasa membela agama, mereka telah berjihat.  kaos sablon #2019 ganti presiden dianggap sebagai kaos jihat.

Belum lama, pasukan kaos sablon #2019 ganti Presiden berkumpul di depan Makobar, meraka ganti presiden di depan Makobar.  Politikus PKS,  Mardani Ali Sera sibuk dengan jualan kaos sablon dan gelang karet.

Lalu ada  Amien Rais yang dianggap cebong sudah umur, para cebong paham benar yang jika omongan kakek satu ini akan selalu ngelantur. Kasihan Amien, usianya tak lagi muda masih saja mencari dukungan agar ia terpilih jadi Presiden.

 

REKOMENDASI Post Penulis