Bikini dengan Segala Kekonyolanya

Tongkrongan malam ini di sebuah kedai kopi, obrolan ngalor-ngidul mengalir. Pastinya, kopi tubruk rasa begitu nikmat.

Dan tiba-tiba celetuk seorang teman,  jikalau tolak ukur sebuah keseksian , menumbuhkan rasa percaya diri, dan  naiknya kelas sosial dipandang sebatas tampil hanya mengenakan bikini bermerk, seperti Victoria’s Secret , La Senza ,  Wacoal, calvin klein, atau merk terkenal lainnya.

Bagiku ini adalah sebuah kekonyolan dan jika ternyata rasa bingung menyelimuti pikiran Anda, maka kita mempunyai rasa yang sama. 

Terlepas dari itu semunya, yak begitulah kekuatan dari sebuah iklan, iklan yang dikemas sedmikian rupa sehingga  dapat menghipnotis dari rasa konyol menjadi hal yang  nyata.  Model-model dengan bayaran miliarian rupiah tampil hanya mengenakan pakaian dalam salah satu merk tersebut. Sementara itu, para photografer sibuk mengabadikannya.  Sungguh sebuah pemandangan yang membuat  mata lelaki terperangah dan para wanita dibuat iri.

Jika para pelaku bisnis lera merogoh kocek sekian milyar untuk membayar model  Adriana Lima , Kendall Jenner, Gigi Hadid.  Lantas berapa persen keuntungan yang didapat dari biaya promosi selangit tersebut? Dan saya yakin, ini adalah bisnis yang pada ujungnya berbicara keuntungan. Jika Anda pelaku bisnis, maka saya menyakini pemahaman Anda.

Lantas apa yang membuat kekonyalan itu? 

Jika kamu cantik dengan tubuh tinggi semampai sudah mirip model tampil mengenakan bikini salah satu merek, maka besar kemungkinan saya akan berkata, iya kamu seksi dan memang kamu mempunyai uang berlimpah. Tapi, jika apa yang kamu pakai lalu ditutupi celana panjang atu rok?

Sebuah kemungkinan sangat tipis, kamu di depan umum mengenakan bikini, palingan kamu dianggap sinting. Kecuali, kamu sedang di salah satu pantai di Bali.

Pilihan lainnya,  jika kamu mengenakan di depan suami apalagi jika kamu adalah pengantin baru. Tapi, itu juga nggak akan menunjukkan kelas kamu sebagai wanita sosialita.

Pada intinya,  apa yang membuat orang rela merogoh kocek besar hanya untuk membeli bikini salah satu merek tersebut.  Mendapatkan  iming-iming  kenyamanan, menambahkan rasa percaya diri, lalu dipandang bahwa ia memang kelas atas.

Kira-kira bunyi dari iklan begini, “Dengan mengenakan bikini produk…….. maka akan membuat kamu merasa lebih percaya diri dan pastinya penampilan Anda akan terlihat lebih seksi,”  lah gimana yak, saya sendiri enggak tahu-menahu mengenai merk apa yang dikenakannya

Au akhhh gelap,,,, saya sulit mencernanya. Pikiran terlalu naif untuk memahami demikian…

Sudahlah, mari sruput kopi kawan.

 

REKOMENDASI Post Penulis